Jalan-jalan, Travelogue, DHD… Sebuah Awal
Bulan lalu saya diundang sama teman saya, Sheila, yang mau melaunching buku barunya, hasil kolaborasinya dengan dua orang penulis “jalan-jalan”, Duo Hippo Dinamis (DHD), namanya. Bukunya sendiri adalah sebuah travelogue berbentuk komik yang berjudul “Duo Hippo Dinamis: Tersesat Di Byzantium”.
Mari sedikit membahas buku ini, buku ini bercerita tentang perjalanan dua orang perempuan yang hobinya jalan-jalan, yang bernama Kaka (Erastiany) & Dede (Trinity). Dan berhubung mereka termasuk wanita dalam ukuran yang “cukup subur” maka mereka menganggap diri mereka layaknya sepasang (duo) Hippo(potamus)/Kuda Nil. Nah buku ini bercerita tentang penggembaraan mereka berdua ini di Turki. Mulai dari bagaimana mereka akhirnya terpaksa mencoba mandi ala Turki, untuk mengisi waktu luang seraya menunggu waktu keberangkatan ke Cappadocia, bagaimana petualangan mereka bersama ET, seorang pria lokal dengan masa lalu yang “seru” (baca aja deh sendiri), yang akhirnya menemani mereka dalam penggembaraan DHD ke Cappadocia.
Cara penyampaian cerita yang sederhana, mengalir, dengan beberapa bagian yang mengingatkan saya dengan cara berceritanya Joe Sacco (bagian pengenalan kisah si ET & Hasan) dan yang penting Sheila sekali, garing (dalam artian baik loh tentunya), penuh dengan akronim-akronim khas ibu yang satu ini…entah mengapa semakin lama semakin menggila yah kegaringan ibu yang satu ini hehehe…
Gambarnya?, yah nggak perlu diragukan lagi, kehebatan Sheila menggambar dan bercerita memang semakin lama semakin menggila rasanya, terutama dalam hal detailnya… Dan inilah hebatnya Sheila, seperti Herge, dia bisa bisa menggambarkan suasana suatu tempat, tanpa pernah ketempat yang ia gambarkan, dan berhasil membawa kita untuk merasakan pengalaman yang dialami oleh DHD di sana.
Tetapi kalau mau jujur saya rasa ukuran fisik buku ini rada kebesaran, andaikan penerbitnya menerbitkannya ukuran A5 saja, yang tentunya akan membuat panel gambar yang ada otomatis akan mengecil, tidak sebesar sekarang. Dan lebih ringkas rasanya untuk membawa buku ini…Rasanya terlalu teknis memang kritik saya ini, beneran deh, kalau ukuran lebih kecil lebih ciamik, mengambil istilah ala Sheila hehehe… Juga adanya sensor-sensor nggak penting, mulai dari visual maupun makian yang diperhalus…mungkin lain kali bisa yah terbit tanpa sensor-sensor yang walaupun kecil tapi menggangu ini… Toh sudah ada ratingnya… Dewasa loh…
Saya pasti menanti buku lanjutannya, terutama travelogue karya Sheila, yang sebentar lagi pergi menyusul suaminya ke suatu negara gurun pasir bulan depan…
Tapi ngomong-ngomong soal komik travelogue, mungkin komik catatan perjalanan yang pertama kali saya baca adalah catatan harian perjalanan senior saya, Tita, yang beruntung sempat magang/kerja praktek di sebuah perusahaan saniter (?) di Jerman dahulu…Nah catatan Tita ini menarik, dan lebih berasa traveloguenya ketimbang buku DHD ini, karena DHD lebih berasa komik bercerita tentang jalan-jalan, sedangkan travelogue Tita yah sifatnya jurnal bergambar…penuh catatan kaki di sana sini…sayang sekali Tita belum menerbitkan jurnal Babel-nya ini, padahal menarik sekali rasanya kalau diterbitkan, mungkin seri Curhat Tita pre-Curhat? Ohya jurnal Tita ketika ia tinggal dan berkeluarga di Belanda sudah diterbitkan, dengan “genre” komik curhat, walaupun menurut saya ini sih juga travelogue hitungannya…
Menyenangkannya membaca travelogue adalah karena saya bisa diajak untuk jalan-jalan, “secara murah”, ke tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi, paling tidak bisa menjadi referensi saya jika akan melakukan perjalanan ke negara/daerah yang sama. Komik travelogue tentunya lebih lagi, karena saya bisa mendaptakan referensi visual, yang mungkin sulit didapat jika saya membaca travelogue jurnal, walaupun terkadang ada foto yang disertakan, tetapi komik/travelogue bergambar, lebih bisa membawa kita lebih jauh merasakan perjalanan yang dilalui si penulis.
Oh ya tulisan ini hanya sebagai pembuka atas postingan saya berikutnya, membahas dua komikus travelogue favorit saya, Joe Sacco dan Guy Delisle…
Jalan-jalan yuk dan jangan lupa membuat catatan…
PS: nggak ada salahnya beli bukunya si Sheila ini…lebih-lebih kalau kalian pecinta Trinity dan Naked Travellernya…
About this entry
You’re currently reading “Jalan-jalan, Travelogue, DHD… Sebuah Awal,” an entry on Cikibawawaw
- Telah Diterbitkan:
- Juni 19, 2010 / 12:12 pm
- Kaitkata:
- curhat anak bangsa, duo hippo dinamis, komik, sheila rooswitha, travelogue, trinity

No comments yet
Langsung ke formulir komentar | comment rss [?] | trackback uri [?]